• Disnakkanla Garut
  • Disnakkanla Garut
  • Disnakkanla Garut
Selamat datang di Website resmi Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Garut

    Hj. Indriana Soemarto

    "Selamat Datang di Website Resmi Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut "

     

    Tidak ada Pengumuman

Dikembangkan Penelitian Produktivitas Gurame dengan Suara

Senin, 27 Maret 2017 15:14


Inovasi baru dalam budidaya ikan telah ditemukan berkenaan dengan produkfivitas ikan Gurame yang dapat ditentukan melalui suara yang dihasilkan.

Penemuan ini ditemukan oleh Tim mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Ketua tim penelitian ini adalah I Gede Mahendra Wijaya,dengan anggota Dhaniyanto Mayrendra Rasyid, dan I Made Teguh Wirayudha. Serta dibimbing oleh dosen pembimbing Dr Ir Sri Pujiyati, MSi
 
Menurut I Gede Mahendra, seperti dilansir dari antara, metode yang digunakan untuk penelitian ini menggunakan metode bioakustik, yang biasa digunakan untuk melihat pola dan karakter suara mamalia laut secara umum yang mengaitkan bioakustik dengan produktivitas pada ikan gurame.

“Hal ini baru yang pertama kalinya dilakukan di Indonesia. Penelitian ini didasarkan pemikiran bahwa perlunya satu metode yang mampu dikembangkan untuk mengetahui mutu indukan ikan gurame yang efektif dan efisien tanpa menyentuh ikan itu sendiri,” paparnya.

Sebenarnya, lanjut dia, penelitian ini cukup sederhana mereka mendengarkan suara yang dihasilkan oleh ikan dalam beberapa tahap. Kemudian suara yang sudah terekam dianalisa untuk mendapatkan karakteristiknya (frekuensi dan intensitas suara). Dengan demikian mereka dapat membedakan Karakteristik suara dari masing-masing indukan ikan kemudian dibandingkan dengan jumlah telur yang dihasilkannya.

“Setelah di amati, ikan yang memiliki produktivitas tinggi memiliki rentang frekuensi dan intensitas yang lebih sempit yaitu 2.952 Hz dan rentang intensitas 19 dB sedangkan ikan yang memiliki produktivitas yang lebih rendah dengan rentang frekuensi maupun intensitas yang lebih lebar yaitu 5.062 hz dan rentang intensitas 30 dB,” jelasnya.

Saat ini. sambung I Gede Mahendra, Teknologi ini tengah dikembangkan, diharapkan mampu memberi solusi bagi pembudidaya ikan gurame agar dapat dengan cepat dan mudah melakukan penyortiran indukan gurame yang unggul tanpa harus menyakiti induk ikan. Dan tentunya dapat meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan gurame.

Sumber : STP news (http://www.stp.kkp.go.id/?page=artikel&konten-id=206)




Baca juga

Budidaya ikan lele di lahan sempit
Ikan air tawar dan air laut dalam satu Aquarium
Budidaya Ikan Gurami, ikan Indonesia yang Mendunia
Hadi Apriliawan, Inovator Pengawetan Susu dengan Teknologi Kejut Listrik
Susu Dari Kotoran Ulat Sutra

0 Komentar

tidak ada komentar

Nama Lengkap
Email
Website (optional)
Komentar
Anti Spam :