Produksi Perikanan Laut
Pantai selatan Kabupaten Garut memiliki potensi berupa Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) 200 mil laut dengan luas areal penangkapan ± 28. 560 km2 dan diestimasi memiliki potensi lestari (MSY) sebesar 166.667 ton/tahun. Sementara untuk zona teritorial (12 mil laut) memiliki potensi sebesar 10.000 ton/tahun. Sampai saat ini nelayan Kabupaten Garut baru memanfaatkan zona teritorial dengan hasil tangkapan sampai tahun 2014 baru mencapai 4.059,87 ton (atau sekitar 40,59 % dari potensi yang ada). Hal ini disebabkan karena armada penangkapan yang dimiliki saat ini baru sebagian besar masih menggunakan perahu/kapal ukuran kecil (5-10 GT) .
Potensi perikanan yang umumnya ditangkap di perairan selatan Kabupaten Garut diantaranya adalah Tuna, Tongkol, Cakalang, Cumi-cumi, Layur, Kakap, Bawal Hitam, Kerapu, Baronang, Cucut Botol, Lobster dan ikan hias. Disamping ikan-ikan tersebut juga terdapat rumput laut yang cukup potensial.
Produksi perikanan laut di Kabupaten Garut sebagian besar masih berasal dari hasil penangkapan. Produksi ikan laut pada tahun 2014 sebesar 3.949.000 kg menurun sebesar 37,20 % dibanding produksi pada tahun 2013. Peningkatan produksi ikan laut diupayakan melalui bantuan sarana prasarana dan permodalan kelompok nelayan, pengembangan usaha perikanan, Pengembangan tata kelembagaan perikanan serta Peningkatan teknologi dan armada tangkap.